banner
HOME
Cari     

seluruh agenda

Bagaimana Kinerja Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Melawi

Sangat Baik
Baik
Cukup Baik
Kurang Baik

Total: 54
Sangat Baik: 18  (33%)
Baik: 5  (9%)
Cukup Baik: 7  (12%)
Kurang Baik: 24  (44%)

kode







          


Pada 6 maret yang lalu Bupati Melawi H. Firman Muntaco.SH.MH. mewisuda 425 orang lulusan STKIP. Pada kesempatan itu Bupati menyampaikan terimakasih dan penghargaan kepada seluruh sivitas akademika STKIP Melawi, kegiatan ini adalah tempat dan penting sebagai upaya untuk menegaskan kembali komitmen kita dalam memfasilitasi pendirian perguruan tinggi  di Kabupaten Melawi.

Bupati juga menyampaikan bahwa kampus bukan lagi menara gading, teapi sebagai menara air untuk terus mengembangkan diri demi kepentingan Bangsa dan Negara.

Mengenai pendidikan, kita masih melihat adanya beragam masalah, kualitas siswa masih rendah. Permasalahan utama sebenarnya bukan pada nilai anggaran, meskipun anggaran terus dinaikkan, apakah anggaran itu telah dapat mendongkrak pencapaian hakikat penyelenggaraan pendidikan? Penyelesaian masalah pendidikan tidak semestinya dilakukan secara terpisah-pisah, tetapi harus ditempuh langkah atau tindakan yang sifatnya menyeluruh. Apabila kualitas sumber daya manusia dan mutu pendidikan di Melawi masih rendah. Kita harus berbuat secara terus menerus, kita harus melaksanakan perubahan kebijakan yang signifikan sehingga kita dapat keluar dari masalah-masalah pendidikan yang ada, khususnya di Kabupaten Melawi.

Kehadiran guru yang memadai mutunya, baik intelektual, social, personal, maupun kepribadian. Oleh karena itu kita memerlukan lembaga pendidikan seperti STKIP Melawi dalam rangka menyiapkan  proses pendidikan bermutu. System pendidikan yang baik harus dapat menyajikan pendidikan bermutu karena pendidikan bertujuan mentransfer tata nilai dan kemampuan kepada pihak lain. Kita akan merasakan akibat apabila pendidikan kurang bermutu. Pendidikan harus disesuaikan dengan berbagai perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi serta seni agar tetap relevan.

Lembaga-lembaga pendidikan termasuk STKIP Melawi, harus terus berperan terutama sebagai pusat pengkajian, penerapan, dan pengembangan program-program berbasis dan berorientasi kepruralan. Lembaga pendidikan juga harus mampu melihat kebutuhan masyarakat dan menggali berbagai notasi multikultur untuk keperluan nilai-nilai pendidikan dan yang berimplikasi untuk peningkatan mutu pendidikan pruralisme.

Program pendidikan perlu diarahkan menuju kepada kepentingan akan pluralisme. Program pendidikan harus juga untuk meningkatkan kepedulian, meningkatkantanggung jawab, dan meningkatkan kompetisi yang sehat untuk pencapaian mutu kehidupan berbangsa bernegara yang diharapkan.

Kepada wisudawan dan wisudawati bupati berpesan agar terus meningkatkan kualitasnya dengan meneruskan pendidikan lebih tinggi.

 


Dok Humas Setda Kab. Melawi 2010
Lampiran gambar:


08-Mar-2010 14-15