|
seluruh agenda |
Struktur perekonomian Indonesia telah bergeser dari sektor pertanian ke sektor industri. Walaupun demikian, sektor pertanian masih mempunyai peranan penting dalam pembanguan ekonomi. Hal ini disebabkan karena selain untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat banyak juga sebagai penyedia bahan baku untuk keperluan industri. Oleh sebab itu pemerintah selalu berusaha untuk meningkatkan produksi pertanian karena diharapkan akan meningkatkan perekonomian masyarakat dan akan memacu pertumbuhan ekonomi daerah. Tanaman Pangan Sub sektor tanaman pangan terdiri dari padi, palawija, sayursayuran dan buah-buahan. Padi yang menghasilkan beras merupakan bahan makanan pokok bagi sebagian besar penduduk, oleh karena itu padi merupakan komoditi strategis dalam konteks pembangunan terutama pembangunan sektor pertanian. Pada tahun 2006 produksi padi mengalami penurunan sebesar 7,53% dari tahun sebelumnya, hal ini disebabkan karena luas panen berkurang sebesar 1.289 Ha. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan berkurangnya luas panen ini disebabkan oleh pengaruh musim kemarau yang lebih panjang dari biasanya sehingga banyak areal tanam yang tidak bisa dipanen karena mengalami kekeringan. Produksi tanaman palawija rata-rata juga mengalami penurunan dari tahun sebelumnya. Perkebunan Hasil perkebunan yang diutamakan untuk menunjang kebutuhan industri yaitu tanaman karet dan kelapa sawit. Peningkatan produksi tanaman karet diusahakan melalui pola tanaman pengembangan swadaya oleh rakyat setempat, sedangkan untuk tanaman kelapa sawit melaluli pola pengembangan Perkebunan Inti Rakyat. Pada tahun 2006 dari 16.473 Ha tanaman karet menghasilkan produksinya sebesar 15.000 ton sedangkan untuk tanaman kelapa sawit yang menghasilkan saat ini seluas 12.000 Ha, produksinya dalam bentuk CPO sebesar 144.000 ton. Selain dua komoditi utama di atas, produksi tanaman perkebunan lainnya walaupun sumbangannya sangat kecil tetapi dapat diperhitungkan yaitu: tanaman kelapa dalam (124 ton), kelapa hibrida (36,3 ton), lada (14,8 ton), kopi (18,61 ton), dan aneka tanaman lainnya (24,51 ton).
Lampiran gambar:
17-Oct-2009 19-27
|