This is an example of a HTML caption with a link.

Hari ketiga Safari Halal Bihalal, 30 September 2011, jajaran Pemerintah Kabupaten Melawi melanjutkan rangkaian safari Halal Bihalalnya ke Kecamatan Ella Hilir dan Menukung. Desa pertama yang dituju oleh rombongan yang terdiri atas Bupati Melawi, Ketua TP PKK, Ketua DPRD beserta isteri dan Wakil Ketua DPRD serta para Kepala SKPD dan tokoh masyarakat, yakni Desa Lengkong Nyadom, Kecamatan Ella Hilir.

 

Desa Lengkong Nyadom merupakan salah satu desa yang didaulat sebagai lokasi transmigrasi. Dengan demikian, desa ini memiliki penduduk yang majemuk baik secara etnis maupun adat istiadatnya. Kedatangan Bupati Melawi dan rombongan disambut hangat oleh masyarakat Lengkong Nyadom yang sudah memenuhi area sekitar mesjid desa. Acara Safari Halal Bihalal pun berlangsung dalam suasana hangat. Dalam kesempatan ini, Bupati Melawi memberikan bantuan berupa pakaian sekolah. Diharapkan dengan bantuan ini, dapat memotivasi para siswa untuk lebih giat bersekolah dan belajar. Acara pun ditutup dengan ramah tamah. Seusai maghrib, rombongan pun berangkat menuju Camp 35 SDK untuk menginap dan beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan ke Kecamatan Menukung.

 

Keesokan hari, sebelum matahari meninggi, rombongan berangkat menuju Dusun Bodung, Desa Lihai, Kecamatan Menukung. Pemandangan indah hamparan bukit dan pantulan kemilau jeram sungai belaban Ella di kejauhan membuat perjalanan kian menyenangkan. Walaupun berbukit-bukit dan menanjak, kondisi jalan menuju Bodung relatif mudah ditempuh. Akan tetapi, terdapat banyak persimpangan di tengah jalan. Bila tidak awas, kita bisa saja tersesat ke desa lain. Menjelang tengah hari, Bupati Melawi tiba di Bodung dengan penyambutan yang tak kalah meriahnya dengan desa-desa tujuan safari sebelumnya. Pertemuan pun dilakukan di SDN Bodung. Dalam kesempatan ini, Bupati juga menyerahkan bantuan rumah ibadah dan pakaian sekolah.

 

Perjalanan ke Bodung merupakan penutup rangkaian safari Halal Bihalal 1432 H oleh Pemerintah Kabupaten Melawi. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat mempererat tali silahturahmi antara masyarakat dengan Pemerintah. Dengan kegiatan ini pula, tentunya Pemerintah dapat mengetahui aspirasi, memahami cara pandang serta semakin mengenal masyarakatnya. Seperti kata pepatah: “Tak Kenal Maka Tak Sayang”, semoga ajang silahturahim ini membuat Pemerintah semakin dekat di hati masyarakatnya.